Boiyen Gugat Cerai Rully Anggi Akbar Usai Dua Bulan Menikah, Sidang Perdana Telah Digelar
2 mins read

Boiyen Gugat Cerai Rully Anggi Akbar Usai Dua Bulan Menikah, Sidang Perdana Telah Digelar

Kabar yang mengejutkan datang dari dunia hiburan Indonesia, khususnya dari seorang komedian terkenal. Yeni Rahmawati, atau yang lebih dikenal dengan nama Boiyen, kini harus menghadapi kenyataan pahit dalam kehidupan pribadinya, di mana rumah tangganya dengan Rully Anggi Akbar, yang belum lama dibangun, terancam berakhir di pengadilan.

Baru-baru ini, Boiyen diketahui telah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, Banten. Tindakan ini sontak membuat banyak pihak terkejut, mengingat mereka baru menikah beberapa bulan yang lalu.

Pihak Pengadilan Agama Tigaraksa, melalui Humasnya, Moh. Sholahuddin, telah mengonfirmasi hal ini. Hasil konfirmasi menyatakan bahwa berkas gugatan cerai tersebut telah terdaftar dan sidang perdana telah dijadwalkan.

Detail Proses Gugatan Cerai yang Diajukan Boiyen

Tanggal 20 Januari 2026 mencatat sejarah baru dalam kehidupan Boiyen, di mana dia secara resmi mendaftarkan gugatan cerai. Pengajuan ini disampaikan langsung oleh Boiyen, dan pihak pengadilan telah mengkonfirmasi penerimaan berkas tersebut.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Sholahuddin menyatakan bahwa proses sidang pertama telah dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2026. Sidang ini menandai langkah awal dalam perjalanan hukum yang harus dilalui kedua belah pihak.

Sementara itu, kehadiran keduanya pada persidangan masih menjadi misteri, karena laporan mengenai hal tersebut belum dapat dipastikan. Hanya informasi terkait pelaksanaan sidang yang jelas diterima oleh publik.

Transparansi Pengadilan dalam Proses Hukum

Sholahuddin menjelaskan bahwa isi dari gugatan tidak bisa dijelaskan secara rinci. Hal ini dikarenakan pengadilan masih bertanggung jawab untuk menghormati privasi dan proses hukum yang berlaku.

“Setiap gugatan yang diajukan menjadi ranah majelis hakim,” imbuhnya. Dengan kata lain, informasi lebih lanjut mengenai konflik yang terjadi antara Boiyen dan Rully akan ditangani langsung oleh pihak pengadilan.

Pihak pengadilan juga menegaskan bahwa mereka tidak dapat berbagi informasi spesifik mengenai isi surat gugatan tersebut. Oleh karena itu, publik diharapkan untuk menghormati proses yang sedang berlangsung.

Agenda Sidang dan Masa Depan yang Tak Pasti

Dalam setiap proses perceraian, agendanya menjadi salah satu aspek yang paling ditunggu. Sholahuddin telah membocorkan bahwa sidang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 3 Februari 2026.

“Di sini diagendakan untuk sidang selanjutnya, insyaallah akan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 3 Februari,” tambahnya. Ini memberikan harapan bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan konflik mereka dengan cara yang resmi.

Kehidupan Boiyen dan Rully kini selamanya akan tertempel dengan proses hukum ini. Masyarakat pun diajak untuk menyikapi berita ini dengan bijak serta menunggu hasil dari sidang yang akan datang.