Rigen mengungkapkan bahwa karakter yang mereka mainkan masih memiliki kemiripan dengan diri masing-masing. Namun, ketiganya tetap harus mempersiapkan diri untuk memerankan latar belakang sebagai petugas Damkar. Dalam film ini, mereka harus membangun kepribadian yang kuat dan sesuai dengan tugas yang diemban.
Memasuki dunia baru sebagai petugas pemadam kebakaran menjadi tantangan tersendiri. Rigen menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental agar bisa menghadapi berbagai situasi yang dialami petugas Damkar.
Proses pengembangan karakter ini bukan hanya sekadar akting, melainkan juga pembentukan sikap dan pemahaman terhadap pekerjaan yang digeluti. Rigen menjelaskan bahwa karakter yang ia perani memiliki cita-cita menjadi Damkar sejak kecil.
Menelusuri Motivasi di Balik Karakter Damkar
Rigen menceritakan bagaimana keinginan menjadi Damkar merupakan bagian integral dari hidupnya. Ia mengisahkan bahwa sejak kecil, ia terinspirasi oleh sosok Damkar yang heroik yang dilihatnya.
“Dari kecil, saya amat terpengaruh oleh sosok Damkar yang berani dan penuh pengorbanan. Itulah yang membuat saya sangat ingin menjadi Damkar suatu hari nanti,” ungkap Rigen dengan penuh semangat.
Semangat tersebut kemudian ia tuangkan ke dalam karakter yang ia perankan. Pengalaman di masa kecilnya memberikan kedalaman emosional yang penting untuk penggambaran karakter di layar lebar.
Karakter Berbeda dan Dinamika Tim
Dalam film tersebut, Rigen menjelaskan perbedaan masing-masing karakter yang ia, Rispo, dan Hifdzi perankan. Masing-masing karakter memiliki keunikan yang membuat cerita semakin menarik.
“Kalau saya karakternya ambisius, Rispo lebih lembut, dan Hifdzi ganteng. Dinamika ini sangat penting dalam menggambarkan hubungan antar karakter,” tambahnya.
Perbedaan karakter ini memberikan warna tersendiri dalam film, di mana mereka harus bekerja sama meskipun memiliki latar belakang yang berbeda. Hal ini menciptakan momen-momen menarik yang menjadi daya tarik utama film.
Proses Membangun Kepercayaan Diri dan Keberanian
Rigen menjelaskan bahwa proses memerankan petugas Damkar melibatkan banyak latihan dan penguasaan teknik. Mereka harus merasakan pengalaman nyata untuk bisa memberikan performa yang meyakinkan.
Latihan rutin dan simulasi situasi darurat menjadi bagian dari persiapan. Dengan cara ini, mereka bisa memahami bagaimana rasanya menghadapi kebakaran dan tantangan lain yang dihadapi petugas pemadam kebakaran.
Kepercayaan diri yang terbangun melalui latihan ini menjadi modal penting bagi ketiga aktor dalam memerankan peran masing-masing. Mereka merasa lebih siap menghadapi adegan-adegan sulit yang akan dihadapi di depan kamera.


