Denada Minta Maaf pada Ressa, Jelaskan Alasan Tak Merawat Anak Saat Baru Dilahirkan
3 mins read

Denada Minta Maaf pada Ressa, Jelaskan Alasan Tak Merawat Anak Saat Baru Dilahirkan

Baru-baru ini, Denada mengungkapkan sebuah pengakuan mendalam melalui sebuah video di akun media sosialnya. Ia menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya dan meminta maaf secara tulus atas ketidakhadirannya dalam hidup Ressa sejak lahir.

Dalam video tersebut, Denada mengungkapkan penyesalannya dengan penuh perasaan. Ia menjelaskan bahwa ada alasan tertentu yang membuatnya tidak dapat merawat Ressa saat ia masih bayi, dan mengajak Ressa untuk memahami keadaannya.

Hal ini terjadi pada Senin, 2 Februari 2026, dan menjadi momen yang menyentuh perhatian publik. Denada berbicara terbuka tentang kesedihan yang ia rasa dan harapan untuk mendapatkan pengertian dari Ressa.

Pengakuan Penuh Emosi dari Seorang Ibu

Di dalam video yang mengharukan, Denada menyatakan, “Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya.” Ungkapan ini langsung menjadi sorotan, menggambarkan kerinduan sekaligus penyesalannya yang mendalam.

“Saya ingin meminta maaf kepada Ressa,” kata Denada, mengekspresikan rasa bersalahnya atas ketidakhadirannya selama ini. Ia berusaha menjelaskan kondisi psikis yang menghalanginya untuk menjalankan peran sebagai seorang ibu di masa lalu.

Dalam pengakuan tersebut, Denada mengajak khalayak untuk merenungkan bagaimana keadaan mental seseorang dapat memengaruhi keputusan dalam hidup. Ini adalah pengingat bahwa kadangkala, situasi dapat memaksa seseorang untuk mengambil langkah sulit.

Permohonan Maaf yang Menyentuh

Denada tidak hanya meminta maaf kepada Ressa, tetapi juga kepada keluarganya, termasuk ibunya yang telah meninggal, Emil Contessa. Ia berkata, “Saya juga minta maaf pada almarhumah mama dan adik-adik saya,” menambah kedalaman emosional pengakuannya.

Permintaan maaf ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan keluarga bagi orang-orang yang terlibat dalam situasi ini. Denada berharap agar yang lain bisa memahami kompleksitas dari keadaan yang dihadapinya, dan kesalahan yang pernah dilakukan.

Melalui momen ini, ia ingin menjadikan pengalaman pribadinya sebagai pelajaran bagi orang lain. Ini menunjukkan bahwa meskipun masa lalu tidak bisa diubah, pengakuan dan permohonan maaf dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki hubungan.

Reaksi Ressa Rossano terhadap Pengakuan Ibu

Ressa Rossano, anak dari Denada, merespons dengan rasa haru terhadap pengakuan ibunya. Dalam sebuah tayangan, ia mengungkapkan, “Ibu, Ressa cuma pengin peluk,” dengan mata yang berkaca-kaca.

Respon Ressa menunjukkan bahwa dalam hati seorang anak, kasih sayang seorang ibu tetaplah sangat berarti. Dia hanya ingin menjalin kembali hubungan yang hilang dengan ibunya, meskipun keadaan tidak semudah itu.

Kehangatan yang ditunjukkan Ressa dalam ungkapannya ini memberikan gambaran bahwa kerinduan akan kasih sayang ibu tak pernah pudar, bahkan dalam situasi yang sulit sekalipun.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Denada berharap agar Ressa mau menerima dirinya, dengan segala kekurangan dan kesalahan yang telah diperbuat. Ia mengutarakan, “Saat ini saya cuma bisa berdoa dan berharap.” Ini memperlihatkan kerentanan seorang ibu yang ingin memperbaiki kesalahannya.

Melalui pengungkapan ini, Denada juga ingin menginspirasi orang lain untuk tidak menyerah dalam menghadapi masalah kehidupan. Harapan yang dia miliki untuk kembali merajut hubungan dengan anaknya adalah simbol kekuatan dan ketulusan.

Di sisi lain, Ressa juga menginginkan agar ibunya tidak diboikot dalam industri hiburan, mengatakan bahwa ini adalah hal yang tidak adil. Dia menunjukkan empati dan rasa cinta yang tulus meskipun dalam situasi yang rumit ini.