Liputan6.com, Jakarta – Melihat pertumbuhan kedua putranya, Tya Ariestya merasa waktu berlalu sangat cepat. Kanaka yang dulunya masih balita kini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda memasuki masa transisi menuju usia remaja.
“Benar-benar kerasa cepat banget karena aku dapat anak-anak dua kan juga memang harus menjalani proses bayi tabung kan,” ujar Tya Ariestya saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (11/08/2026).
“Jadi melihat anak-anakku sekarang tuh kayak udah masa transisi sebentar lagi kita harus melepas anak-anak kita banyak waktu sama teman-temannya. Kalau les-les pun udah banyak banget,” sambungnya.
Seiring berjalannya waktu, Tya Ariestya merasakan perubahan nyata dalam pola pikir dan sikap kedua buah hatinya. Setiap hari, ia menyaksikan perkembangan yang luar biasa dari Kanaka dan Kiran, yang kian mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Hal ini membuatnya merasa bangga sekaligus cemas, karena tahapan hidup anaknya selanjutnya akan lebih kompleks. Tya juga mengakui bahwa dengan pertumbuhan mereka, sebagai orang tua, dirinya harus lebih bijak dalam memberikan arahan dan dukungan.
Momen Berharga dalam Kehidupan Anak-anak Tya Ariestya
Selama bertahun-tahun, setiap langkah dan perkembangan anak-anak Tya menjadi sorotan bagi banyak orang. Dari momen pertama mereka belajar berjalan hingga saat-saat lucu ketika mereka mulai bersekolah, semua itu menjadi kenangan berharga bagi Tya.
Bukan hanya momen bahagia, tantangan yang dihadapi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka. Ia menyadari bahwa setiap kesulitan yang dilewati akan membentuk karakter dan ketangguhan anak-anaknya.
Di tengah kesibukan sebagai seorang ibu dan publik figur, Tya tetap berusaha menciptakan momen berharga. Ia menyempatkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati berbagai kegiatan seru yang bisa menambah bonding antara mereka.
Tantangan dalam Mengasuh Anak di Era Modern
Memasuki era digital, Tya juga prihatin dengan pengaruh media sosial terhadap perilaku anak-anak. Ia percaya bahwa kontrol orang tua sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus pada konten yang tidak pantas di internet.
Selain itu, hubungan dengan teman sebaya pun menjadi aspek yang harus diperhatikan. Tya mengaku sudah mulai mengajarkan nilai-nilai sosial kepada anak-anaknya agar dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Dengan banyaknya pilihan kegiatan ekstrakurikuler, Tya berusaha menciptakan keseimbangan antara belajar dan bersenang-senang. Hal ini bertujuan agar anak-anaknya tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan sosial yang baik.
Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga Tya Ariestya
Dalam setiap interaksi, Tya menekankan pentingnya komunikasi terbuka dengan anak-anak. Ia ingin anak-anaknya merasa nyaman untuk berbagi cerita dan masalah yang mereka hadapi, tanpa merasa tertekan.
Keduanya, Kanaka dan Kiran, diajari untuk menyuarakan pendapat mereka sejak dini. Tya percaya bahwa dengan mendengar pandangan anak-anak, ia dapat memberikan bimbingan yang lebih tepat.
D alam mengatasi permasalahan, Tya juga memanfaatkan pengalaman pribadinya untuk memberikan pelajaran. Dengan berbagi cerita dari masa kecilnya, ia berharap anak-anaknya dapat mengambil hikmah dari setiap peristiwa.


